Jumat, 20 Maret 2015

UPACARA PELANTIKAN PENEGAK BANTARA

Upacara pelantikan penegak bantara akan dirasakan oleh setiap penegak setelah menyelesaikan pengisian SKU. Sebaiknya upacara pelantikan ini diatur sedemikian rupa sehingga memberikan kesan yang mendalam dan akan selalu teringat seumur hidup si penegak tersebut. 

Untuk itu, sebaiknya tahapan - tahapan Pelantikan dapat dilaksanakan dengan baik. Ada beberapa hal yang perlu disiapkan dalam proses pelantikan Bantara ini , yaitu :

1. Perlengkapan Upacara.

2. Petugas Upacara

3. Peserta Upacara, untuk peserta sebaiknya adalah para pramuka penegak yang sudah bantara, jika pramuka penegak yang masih berstatus calon sebaiknya tidak melihat upacara ini, agar menimbulkan kesan yang mendalam.

4. Tempat pelaksanaan pelantikan yang aman, bersih dan tenang, jauh dari kebisingan sehingga bisa menimbulkan suasana khidmat.

5. Waktu pelantikan sebaiknya dilakukan dalam suasana yang tepat, dalam pengalaman saya, waktu yang baik adalah malam hari, karena dengan suasana malam akan menambah suasana yang membuat upacara berjalan khidmat. Tetapi tentunya hal ini juga perlu dipertimbangkan berbagai faktor, seperti keamanan dan sebagainya.

Selanjutnya, prosesi upacara pelantikan dimulai dengan tahapan sebagai berikut :

1. Sidang Dewan ambalan yang akan menanyakan seputar kesungguhan calon untuk mengikuti proses pelantikan tersebut.

2. jika sidang Dewan ambalan telah memutuskan bahwa calon tersebut diperkenankan untuk dilantik, maka selanjutnya dilaksanakan perjalanan spiritual, yaitu sebuah perjalanan yang penuh dengan kiasan - kiasan bagi para calon penegak yang mengingatkan akan perjalanan hidupnya.

3. Setelah sampai ditempat yang telah ditentukan, maka calon penegak akan mengikuti proses renungan, untuk mengintropeksi diri, guna menemukan kesadaran untuk memperbaiki berbagai hal - hal yang buruk dimasa lalu.

4. Setelah renungan selesai diikuti, barulah prosesi pelantikan dimulai, dengan diapit oleh pendamping kiri dan kanan, maka calon penegak ini menghadap pembina penegak untuk dilantik

Setelah tahapan semua ini dilalui, maka akan ada kesan yang mendalam yang membuat penegak tersebut serasa lahir sebagai orang yang baru dan orang yang lebih baik dari sebelumnya.

PERJALANAN SEORANG PENEGAK

Golongan penegak adalah salah satu golongan peserta didik yang penuh dengan dinamika dan kiasan dalam gerak langkah golongan ini, tetapi terkadang masih banyak para Pramuka Penegak yang kurang memahami bagaimana beraktifitas disebuah ambalan penegak, mengingat sangat terbatasnya para pembina pramuka penegak yang ada. Hal ini bisa kita lihat saat pelaksanaan Kursus Mahir Lanjutan, selalu yang mendapatkan pendaftaran paling banyak adalah didaftar pembina pramuka penggalang.

Dalam golongan penegak ada tahapan - tahapan yang harus dilalui sehingga seorang penegak dapat lahir sebagai kader - kader pemimpin, Didalam tulisan ini saya mencoba untuk berbagi pengalaman saya sendiri saat menjadi seorang penegak hingga sampai ke jenjang penegak laksana.

Masa Tamu Ambalan
Tahapan pertama adalah menjadi Tamu disebuah ambalan, pada tahapan tamu ini diperuntukkan bagi para pramuka penggalang yang sudah memasuki usia penegak tetapi tidak berada dalam 1 gugus depan dimana suatu ambalan penegak itu berada, jika pasukan penggalan dan ambalan penegak tersebut masih berada dalam 1 gugus depan maka tidak lagi diperlukan adanya masa tamu ambalan ini. Masa tamu ambalan ini kurang lebih selama 3 bulan, dimana tamu tersebut akan diberi kesempatan untuk mengenal lebih dalam tentang persaudaraan penegak yang akan dimasukinya.

Masa Calon Penegak
Setelah melewati masa tamu ambalan, maka Dewan Ambalan dapat melaksanakan sidang ambalan untuk menanyakan kesungguhan dari tamu ambalan tersebut untuk bergabung secara penuh kepada ambalan yang dimasukinya, jika proses ini sudah siap, maka dewan ambalan akan menunjuk 2 orang penegak yang akan mendampingi calon penegak tersebut dalam mempersiapkan moral dan ketrampilannya. Maka masa calon penegak ini dimulai selama 6 bulan, dalam masa ini, calon penegak mulai mengisi syarat kecakapan umum hingga semua syarat berhasil dipenuhinya. Maka setelah waktunya tiba, dihadapkanlah calon penegak ini dalam sidang dewan ambalan untuk menanyakan kesiapannya untuk mengikuti prosesi pelantikan bantara.

Masa Penegak Bantara
Setelah calon penegak tersebut berhasil dilantik, maka dia mulai disebut sebagai seorang penegak Bantara, yang kalau dihitung waktunya adalah tepat 9 bulan yang mengkiaskan lahirnya dirinya sebagai orang yang baru dan lebih baik dari sebelumnya. setelah kurang lebih 1 tahun dia menyandang penegak bantara, maka yang bersangkutan diperkenankan untuk mengisi syarat - syarat kecakapan umum Laksana dan juga diperkenankan untuk memenuhi syarat - syarat kecakapan khusus yang sesuai dengan bidang yang diminatinya.

Masa Penegak Laksana
Setelah waktu minimal 1 tahun telah terpenuhi, maka yang bersangkutan akan mengalami kenaikan tingkat ke Penegak Laksana, disini seorang penegak akan dinyatakan telah benar - benar memiliki kemampuan dan kemandirian serta sikap pemimpin yang baik, dimana dia telah mampu memimpin barisan - barisan penegak bantara.

Masa Pindah Golongan ke Pandega
Setelah umur penegak tersebut telah memasuki usia 21 tahun, maka tibalah saatnya bagi dia untuk meninggalkan ambalan penegak guna memasuki racana pandega sebagai golongan peserta didik terakhir yang akan diikutinya.

Jika seluruh tahapan ini dapat diikuti oleh para penegak, maka akan sangat banyak pengalaman yang bermanfaat akan dirasakannya demi bekalnya dimasa depan. Saya sendiri telah banyak merasakan manfaat dari berbagai dinamika kegiatan penegak ini.